Peta konsep hanya bagian dari materi pembelajaran yang akan dipelajari,atau sub-sub yang akab dipelajari. jadi kita harus belajar dari materi tersebut, bukan hanya dengan melihat peta konsep kita langsung paam. Kita harus memahami bagian-bagian yang ada pada peta konsep, hubungan yang dijelaskan menggunakan garis, sehingga dalam pembelajarannya nanti kita bisa memahami maksud dari peta konsep tersebut.
Membuat media pembelajaran tentang koloid kita bisa menggunakan alat peraga yang biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dengan memberi contoh susu, buih, agar-agar, kabut, dan lainnya. Kita bisa menjelaskan dari bahan tersebut mengenai fase pendespersi dan terdespersinya,
Pembuatan peta konsep menurut Arends memberikan langkah-langkah sebagai berikut: a. Mengidentifikasi ide pokok atau prinsip yang melingkupi sejumlah konsep. Contoh ekosistem. b. Mengidentifikasi ide-ide atau konsep sekunder yang menunjang ide utama. c. Tempatkan ide utama di tengah atau puncak peta tersebut d. Kelompokkan ide-ide sekunder di sekeliling ide utama yang secara visual menunjukkan ide-ide tersebut dengan ide utama.
Berdasarkan pendapat di atas dapatlah dikemukakan langkah-langkah dalam pembuatan peta konsep sebagai berikut : 1. Memilih suatu bahan bacaan 2. Menentukan konsep yang relevan 3. Mengurutkan konsep-konsep dari yang inklusif ke yang kurang inklusif 4. Menyusun konsep-konsep tersebut dalam suatu bagan (sumber: http://adzjiodoem.blogspot.co.id/2013/12/strategi-belajar-peta-konsep.html).
Yaitu dengan cara mengurutkan pengertian konsep-konsep dari yang paling inklusif secara hierarki ke yang kurang inklusif sampai kepada bagian-bagian atau hal-hal yang khusus, sesuai dengan tujuan diajarkannya,dan konsep-konsep itu tercakup dalam materi pembelajaran.
Keuntungannya yaitu peserta didik bisa mengetahui garis besar apa saja yang akan dipelajari, peta konsep hanya menggambarkan poin atau inti-inti dari suatu materi,, sehingga perlu pembelajaran yang lebih mendalam.
Bagaimana cara kita dapat memahami pembelajaran dengan mudah dengan menggunakan peta konsep seperti yg anda buat.
BalasHapusPeta konsep hanya bagian dari materi pembelajaran yang akan dipelajari,atau sub-sub yang akab dipelajari. jadi kita harus belajar dari materi tersebut, bukan hanya dengan melihat peta konsep kita langsung paam. Kita harus memahami bagian-bagian yang ada pada peta konsep, hubungan yang dijelaskan menggunakan garis, sehingga dalam pembelajarannya nanti kita bisa memahami maksud dari peta konsep tersebut.
BalasHapusbagaimana cara untuk membuat media pembelajaran tentan koloid agar mudah dipahami siswa?
BalasHapusMembuat media pembelajaran tentang koloid kita bisa menggunakan alat peraga yang biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dengan memberi contoh susu, buih, agar-agar, kabut, dan lainnya. Kita bisa menjelaskan dari bahan tersebut mengenai fase pendespersi dan terdespersinya,
Hapusapa hal penting yang harus dilakukan dalam pembuatan peta konsep?
BalasHapusPembuatan peta konsep menurut Arends memberikan langkah-langkah sebagai berikut:
Hapusa. Mengidentifikasi ide pokok atau prinsip yang melingkupi sejumlah konsep. Contoh ekosistem.
b. Mengidentifikasi ide-ide atau konsep sekunder yang menunjang ide utama.
c. Tempatkan ide utama di tengah atau puncak peta tersebut
d. Kelompokkan ide-ide sekunder di sekeliling ide utama yang secara visual menunjukkan ide-ide tersebut dengan ide utama.
Berdasarkan pendapat di atas dapatlah dikemukakan langkah-langkah dalam pembuatan peta konsep sebagai berikut :
1. Memilih suatu bahan bacaan
2. Menentukan konsep yang relevan
3. Mengurutkan konsep-konsep dari yang inklusif ke yang kurang inklusif
4. Menyusun konsep-konsep tersebut dalam suatu bagan
(sumber: http://adzjiodoem.blogspot.co.id/2013/12/strategi-belajar-peta-konsep.html).
bagaimana cara membuat peta konsep agar mudah dipahami siswa?
BalasHapusYaitu dengan cara mengurutkan pengertian konsep-konsep dari yang paling inklusif secara hierarki ke yang kurang inklusif sampai kepada bagian-bagian atau hal-hal yang khusus, sesuai dengan tujuan diajarkannya,dan konsep-konsep itu tercakup dalam materi pembelajaran.
Hapusassalamualaikum saudari Yasni,saya ingin beertanya apakah keuntungan dan kerugian dari menggunakan peta konsep dalam pembelajran kimia?
BalasHapusKeuntungannya yaitu peserta didik bisa mengetahui garis besar apa saja yang akan dipelajari, peta konsep hanya menggambarkan poin atau inti-inti dari suatu materi,, sehingga perlu pembelajaran yang lebih mendalam.
BalasHapus